Thursday, April 19, 2018

Bursa Transfer Pemain Bola

Sport.bloklimasatu.com - Sebentar lagi liga-liga top eropa akan segera dihelat. Tentu bagi penikmatnya adalah saat-saat krusial untuk menanti kabar baik dari dari klub yang dicintainya. Baik mengenai datangnya pemain baru, pelatih baru, hengkangnya pemain, perpanjangan kontrak, dan lain sebagainya.

Bagi penikmat dan analis bola waktu seperti ini adalah saat yang mendebarkan plus membingungkan. dimana setiap klub berlomba-lomba untuk mendatangkan pemain yang dibutuhkan oleh klub. Dan alasannya pun bermacam-macam. berikut Blok 51 mencoba untuk menguliknya.
Bursa Transfer Pemain Bola

1. Kontrak Pemain Habis
Bagi klub-klub sepakbola habisnya kotrak seorang pemain bisa menjadi dilema. Dilema ini timbul dari beberapa faktor. Mulai dari usia pemain yang masih muda dan meminta gaji besar, seperti yang terjadi pada Dominic Solanke. Ada pula yang karena usia sudah tua sebagai seorang pemain sepakbola, namun performa masih diatas rata-rata, dan jasanya sangat dibutuhkan klub, dan itu terjadi pada Dani Alves. Dan tentu masih banyak lagi kasus-kasus lain yang menjadi dilema bagi sebuah klub karena habisnya kontrak pemain.

2. Mengganti Pemain Yang Pindah Klub
Pindahnya seorang pemain dari satu ke klub lain sudah menjadi hal yang lumrah. Dan ini juga menjadi masalah yang pelik bagi seorang pelatih maupun pemilik klub. Jika yang pindah adalah pemain yang kurang memberikan kontribusi terhadap klub mungkin tidak masalah, namun jika yang terjadi adalah pemain inti, maka akan menjadi masalah besar bagi pelatih, khususnya klub-besar eropa, dimana pemilik klub memberikan tuntutan yang besar terhadap pelatih yang menukangi klub yang dimilikinya. Dalam hal ini saya memberikan contoh yang terjadi pada raksasa dan kampiun Premier League 2016-2017,Chelsea FC. Sang entrenador sedang pusing-pusingnya mencari pengganti Diego Costa yang sudah ngebet banget pindah ke klub yang dibela sebelumnya, Atletico Madrid, terlepas dari kabar yang menyiarkan bahwa Costa sudah tidak masuk dalam rencananya.

3. Sebagai Pelapis Pemain Yang Sudah Ada
Lagi-lagi tuntutan pemilik klub yang berhasrat menjadikan klub milikinya menjadi jawara eropa yang menjadikan seorang pelatih membutuhkan lebih banyak pemain pada satu posisi. Tentu ini tidak lepas dari banyaknya kompetisi yang harus diikuti oleh sebuah klub. Dimana 1 klub harus memainkan 4 sampai 5 kompetisi dalam 1 musim, terlebih klub yang lolos dalam perhelatan liga champion. Sebut saja kampiun Liga Inggris yang harus memainkan 5 kompetisi dalam semusim, antara lain; Community Shield, League Cup, FA Cup, Champions League, dan Premier League itu sendiri. Begitupun tak jauh beda dengan yang terjadi di La Liga, Ligue 1, Bundesliga, Serie A, ataupun liga-liga top eropa lain.

Saya ambil sedikit contoh Barcelona yang mulai keteteran musim lalu karena belum ada pelapis yang sepadan untuk trio MSN-nya, begitupun dengan lawan el classiconya yang mengalami sedikit pengeroposan pada lini belakangnya seiring jarang dimainkannya Pepe. Dan masih banyak lagi klub yang membutuhkan pelapis untuk mengarungi kerasnya musim depan.

4. Kenaikan Gaji
Bagi pemain top, kesetaraan gaji dan kontribusi tentu sangat berpengaruh terhadap performa yang ditunjukkan. Performa pemain bisa melonjak drastis ataupun anjlok ke dasar performanya hanya karena gaji. Dan musim ini yang santer dikabarkan menuntut kenaikan gaji adalah Alexis Sanchez. Dimana sang pemain menuntut kenaikan gaji yang sepadan dengan performa yang memang menjadi salah satu pemain kunci Arsenal musim lalu selain Mesut Ozil. Bahkan kabarnya sang pemain mengancam akan meloncat ke klub London lain bila keinginannya tidak dipenuhi atau harus melepasnya secara gratis musim depan melihat kontrak pemain yang tinggal 1 tahun.

5. Jarang Dimainkan
Ini adalah alasan klasik bagi pemain muda yang merasa punya talenta untuk ditunjukkan namun tidak kunjung mendapat kesempatan untuk tampil menunjukkan kemampuannya, dan hanya menajdi penghangat bangku cadangan.

Tidak hanya pemain muda, pemain yang sudah berlabel bintangpun tidak bisa mengelak dari bangku cadangan, Sebut saja James Rodriguez dan Alvaro Morata yang lebih sering dibangku cadangkan Zinedine Zidane. Tak pelak sang pemain lebih meilih hengkang atau dipinjamkan meski sudah berada di klub sebesar Real Madrid. Begitu pula yang terjadi pada katen Chelsea FC, Jhon Terry yang telah habis kontraknya memilih untuk bergabung dengan klub liga 2 Inggris Aston Villa karena tidak mau melawan klub yang telah dibelanya bertahuhn-tahun.

Mungkin ini hanya sedikit analisa dari geliat bursa transfer pemain dan pelatih untuk mengarungi musim baru, khususnya di Eropa. Terlepas dari kebijakan klub yang terkadang terkesan “gila”.

Dari kebijakan seperti ini kadang banyak klub mengorbankan banyak hal. Pemain muda yang memiliki kemampuan hebat di level muda dan tentu memiliki bakat yang diandalkan harus terkorbankan karena tuntutan dan kebutuhan klub. Bisa juga karena tidak betah selalu menjadi penghangat bangku cadangan.

Semua kembali pada sang pemain dan klub. Sebagai pembaca dan penonton kita hanya bisa memberikan analisa, kritik, saran, yang tentu sangat kecil kemungkinannya untuk didengar oleh mereka. Jadi, nikmati pertandingannya dan selamat mengarungi musim 2017-2018 yang lebih kompetitif.
Bursa Transfer Pemain Bola
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.